Blangkon Jogja

Jual Blangkon Jogja serta Menyajikan Informasi Harga Blangkon, Gambar Blangkon, dan Seluk Beluk Blangkon Jawa dan Budaya Indonesia. (+62 896-6706-6866)
Blangkon di Era Milenial

Blangkon di Era Milenial

sosok Jendral Soedirman yang mengenakan blangkon
Figure A – Jendral Soedirman, Karya Joes Supadoyo, menggambarkan sosok Jendral Soedirman yang mengenakan blangkon

 

Internet dan media sosial adalah dua buah hal yang dewasa ini benar-benar tidak bisa kita tolak keberadaannya -bisa jadi, dua komponen tersebut sekarang sudah bukan menjadi keinginan primer manusia lagi, melainkan kebutuhan nomor wahid.

Kenapa bisa begini? Seperti menyingkirkan piranti maupun tetek bengek lainnya, internet dan media sosial keluar sebagai pemenang untuk urusan gaya hidup manusia saat ini.

Millenials Day, mereka menyebutnya, adalah suatu fenomena dimana para youngsters atau lebih dikenal para kawula muda benar-benar dominan dalam aspek atau bidang apapun. Lalu, bagaimana perkembangan bidang sandang tradisional (etnik) berkembang di masa ini?

Perkembangan Blangkon di era Milenial

Hal utama yang kami telusuri adalah Blangkon. Semua masyarakat Indonesia rasanya sudah tau apa itu Blangkon, Blangkon sebagai penutup kepala masyarakat jawa yang sudah ada sejak zaman dahulu sebelum generasi milenial seperti kita ini lahir, rupanya tetap bertahan dan malah meningkat secara signifikan dalam jumlah pemakaian serta penjualannya dari masa ke masa.

Tak tanggung-tanggung, pemakaian blangkon yang diaplikasikan dengan berbagai gaya yang menarik dan necis selalu membuat blangkon terihat trendy dan stylish disetiap penggunaan blangkon. Meet-and-match dengan semua jenis busana yang dipadukan dengan blangkon rasa-rasanya selalu mengundang decak kagum dan sorak sorai bagi khalayak.

Blangkon di era milenial
Figure B – Blangkon di era milenial

Hal ini bisa dilihat dan ditandai dari berbagai postingan di media sosial dan internet, bahwa blangkon akan menjadi pilihan teratas alternatif pelengkap berbusana yang ingin menghadirkan corak budaya yang kental namun tetap casual.

Kita ambil contoh salah satunya, paduan denim kekinian yang terkesan begitu western dan terlalu casual, ketika disandingkan dengan blangkon akan melahirkan padu padan yang tidak hanya menarik, namun juga etnik sehingga menimbulkan kesan yang wah pada pemakainya.

Blangkon melahirkan ciri khasnya tersendiri, tidak hanya itu blangkon digadang-gadang merupakan penutup kepala ter popular dikalangan remaja khususnya para remaja yang berdomisili di Jawa. Jika tetap digencarkan dari semua pihak, blangkon akan menjadi trend tidak hanya di Indonesia, namun blangkon akan bisa popular di dunia.

Dengan menggunakan internet dan media sosial, mari kita buat sebuah champaign, untuk turut andil dalam penyebaran Blangkon ini. Dengan tagar #BlangkonKuBlangkonKitaSemua, mari ramaikan garis awal dan menjadi garda terdepan dalam mempopulerkan Blangkon di era milenial ini gaes ! Semoga blangkon akan tetap jaya untuk selama-lamanya !

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

Assalamualaikum Blangkonjogja.com
Send via WhatsApp